Sekilas Perihal Kegiatan Menulis

Sekilas perihal kegiatan menulis – Kata sebagian orang dewasa, menulis itu gampang! Benarkah demikian? Mari kita lanjutkan! Menulis itu tentu saja gampang bagi mereka yang berbakat dan terlatih sejak kecil.  Menulis telah membudaya bagi mereka. Tulisan maha dahsyat di berbagai media cetak dan internet, dari berbagai disiplin ilmu, lahir dari penulis berbakat  dan terlatih.

Kata sebagian orang lagi, menulis itu susah. Tentu saja karena sebaliknya, tidak berbakat dan terlatih sejak kecil. Bahkan bukan mustahil, justru guru menulis yang mengalami kesulitan dalam menulis. Mereka hanya mengajarkan teori menulis dan bukan praktik menulis yang lebih dominan.

Kata admin uda go!blog bagaimana? Kegiatan  menulis itu gampang-susah! Jadi, menulis itu pekerjaan yang gampang: benar. Kegiatan yang susah dilakukan: benar! Menulis itu gampang-susah: juga benar. Haha…, benar semuanya!

Pada dasarnya semua orang pandai menulis selagi tidak buta huruf. Kalau pernah sekolah, tentu saja tidak akan buta huruf. Di sekolah diajarkan tentang menulis. Seluk beluk kegiatan menulis terutama sekali dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Menulis surat bukan hal yang asing  lagi bagi siswa di sekolah. Surat merupakan salah satu bentuk hasil kegiatan menulis.

Menulis merupakan pekerjaan yang komplit. Dikatakan komplit karena  memerlukan aktivitas psikis; pemikiran dan konsentrasi. Pekerjaan menulis juga melibatkan aktivitas pisik anggota tubuh;  tangan dan mata. Dengan modal itu sudah cukupkah syarat untuk menulis?

Belum. Ada bahan atau pokok persoalan yang akan ditulis. Bahan itu berupa ide atau gagasan pemikiran yang bersumber pada pengalaman dan bahan bacaan. Pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain. Dituliskan dalam bentuk berita, artikel atau karya sastra (puisi, cerpen, novel, dll).

Kegiatan membaca merupakan awal dari kegiatan  menulis. Orang yang akan menulis perlu membaca untuk memperkaya sumber informasi sebagai bahan dasar untuk menulis.Tanpa budaya membaca sulit rasanya untuk memulai kegiatan menulis.

Jadi, keterampilan menulis itu adalah perpaduan antara bakat, minat dan keterampilan. Untuk mengembangkan keterampilan menulis memang perlu mempelajari teknik dasar menulis. Selebihnya adalah latihan yang serius. Jadikanlah kegiatan menulis menjadi budaya baik bagi kita.